Kaji UU Cipta Kerja, BEM FISIP UNIJA Siap Ambil Sikap

Jakarta– Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP Universitas Jakarta (UNIJA) menggelar webinar dengan tema “Kontroversi UU Cipta Kerja dalam Kedaulatan Pangan” yang digelar via daring pada Jumat (23/10/2020).

Mira Chrisnanda selaku ketua pelaksana mengungkapkan, kajian ini sebagai langkah sikap mahasiswa dari FISIP UNIJA terkait polemik UU Cipta Kerja.

“Acara ini sebagai tindak lanjut pernyataan sikap BEM FISIP Universitas Jakarta dalam menyikapi kontroversi UU Cipta Kerja yang belakangan menuai protes, salah satu poinnya menyatakan bahwa kita dari BEM FISIP UNIJA siap menjadi wadah untuk diskusi UU Cipta Kerja ini” ujar Mira Chrisnanda.

Sementara itu, Ketua BEM FISIP UNIJA Amrul Haqq mengatakan bahwa UU Cipta Kerja seperti yang kita ketahui menuai banyak protes dari lapisan masyarakat, rentetan aksi yang dilakukan diberbagai wilayah merupakan respon atas penolakan masyarakat yang menilai UU Cipta Kerja ini inkonstitusional dan tidak berpihak kepada kaum pekerja.

“Kita perlu mengkaji hal ini lebih dalam, ada apa dibalik UU Cipta Kerja dalam hal ini tentang kedaulatan pangan, kita diskusikan bersama, sehingga kita tahu lebih detailnya” ungkapnya melalui pesan whatsapp.

BACA JUGA :   Duta Jokowi : Tidak Cukup Kata Maaf, Harus Ada Yang Bertanggung Jawab Kesalahan Pada Penulisan UU Cipta Kerja

Dalam webinar ini, BEM FISIP UNIJA mengundang Graha Abadi Pasyaman, SP sebagai Duta Petani Milenial Kementan RI dan juga Ibu Rosdiana Sijabat. Ph.D yang merupakan pengamat ekonomi Unika Atma Jaya sebagai narasumber.

Amrul Haqq berharap agar forum ini menjadi moment untuk mengkaji UU Cipta Kerja khusunya dalam kedaulatan pangan.

“Harapannya, dengan adanya forum dialog publik ini kita bisa melihat secara mendalam atas persoalan yang berkembang saat ini dan kita bisa mengambil sikap” harapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *