Rapat Paripurna DPR RI Tetapkan Komjen Listyo Sigit Prabowo Sebagai Kapolri

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar rapat paripurna ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021 dengan agenda mengambil keputusan terkait pengangkatan Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri terpilih menggantikan Jenderal (Pol) Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun pada Februari 2021 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/1/2021)

Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan calon tunggal Kapolri itu memiliki semangat transformasi membawa Polri menjadi lebih baik. Menurutnya visi dan misi Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo yang disampaikan dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI sudah sangat baik.

“Kita sudah mendengarkan visi misi calon Kapolri saat uji kelayakan. Ada semangat tranformasi di tubuh Polri,” ungkap Puan usai Rapat Paripurna.

Menurutnya ada tiga pekerjaan rumah Listyo Sigit Prabowo saat nanti resmi menjadi Kapolri.

Tiga pekerjaan rumah itu adalah terkait penegakan hukum, pelayanan publik, dan reformasi internal.

“Penegakan hukum agar ada keadilan restoratif. Penegakan hukum tidak memakai kaca mata kuda, tapi melihat konteks masalah dan memperhatikan aspek-aspek sosial kemasyarakatan,” ujar politisi PDI-Perjuangan itu.

BACA JUGA :   Amin Ak: Pelonggaran Ijin Industri Miras Bahayakan Bangsa

“Pelayanan publik harus ditingkatkan. Fungsi Polisi melayani masyarakat, di sini penting penggunaan teknologi mengingat keterbatasan personel. Intinya polisi harus responsif terhadap pengaduan masyarakat,” sambung

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan laporan Komisi III mengenai persetujuan pemberhentian dengan hormat dari Jabatan Kapolri atas nama Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si dan Pengangkatan Komjen Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si sebagai Kapolri. Dalam laporanya Komisi III berharap, Calon Kapolri terpilih sungguh-sungguh dapat dan mampu meningkatkan citra dan wibawa lembaga Polri sebagai alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban, serta menegakkan hukum.

“Memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri,” papar Sahroni saat menyampaikan pidato laporan Komisi III

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *