Minggu, 25 Juli 2021

KeuanganOnline.id

Portal Informasi Keuangan dan Pemerintaha

DPRD DKI Thopaz Dorong Pemerintah Pusat Tutup Akses WNA Masuk Indonesia Selama PPKM Darurat

DPRD DKI Jakarta F. Gerindra, Thopaz Nuhgraha Syamsul

JAKARTA – Anggota DPRD DKI Jakarta F-Gerindra Thopaz Nuhgraha Syamsul mendorong agar Pemerintah Pusat (Pempus) RI berani menutup bandara-bandara sebagai pintu masuk Warga Negara Asing (WNA) selama masa PPKM Darurat 3-20 Juli 2021.

“Ini bicara soal keadilan yang harus ditegakkan. Saat ini warga Indonesia diberlakukan PPKM Darurat dan sangat-sangat ketat, namun saya dapat informasi kalau ada WNA yang masih bisa melenggang masuk ke Indonesia. Ini kan namanya tidak adil, kebijakan dan hukum terkesan hanya berlaku untuk warga Indonesia saja,” kata Thopaz ke Media, di Jakarta, Kamis (8/7/2021).

Maka dari itu, lanjut Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta itu, untuk menekan laju covid-19 dengan variasi virus baru ini, Pemerintah Pusat harus berani menutup akses WNA.

BACA JUGA :   DPRD DKI Panggil Sarana Jaya Atas Pengadaan Lahan Rumah DP 0 Rupiah

“Saya sangat apresiasi langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah dalam memberlakukan PPKM Darurat ini, seperti menurunkan Polri dan TNI untuk melakukan penyekatan-penyekatan di berbagai perbatasan daerah. Namun demikian, jangan lupa pintu masuk WNA juga harus di tutup. Karena tidak bisa dipungkiri varian virus baru ini kan berasal dari luar negeri,” tegas Thopaz.

Lebih jauh, Politisi Kelahiran 1987 ini juga menyarankan Pemerintah Pusat dan Daerah melakukan langkah nyata untuk lebih memerhatikan warga Indonesia yang terkena dampak PPKM Darurat ini.

“Dan jangan lupa selama PPKM Darurat ini banyak masyarakat terdampak ekonominya. Nah solusinya Pemerintah harus hadir dalam kesusahan-kesusahan rakyat nya. Baik itu memberikan bantuan sosial maupun bantuan lainnya. Pemerintah Pusat maupun daerah harus memikirkan nasib rakyatnya,” pungkasnya.

BACA JUGA :   Pemerintah Resmi Perpanjang PPKM Darurat Sampai 25 Juli 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *