Minggu, 25 Juli 2021

KeuanganOnline.id

Portal Informasi Keuangan dan Pemerintaha

Anggota Komisi XI DPR Minta OJK Periksa Bank Pemberi Kartu Kredit Ahok Sebesar Rp30 Miliar

Anggota Komisi XI DPR, Kamrussamad/dok.DPR

Anggota Komisi XI DPR, Kamrussamad/dok.DPR

Jakarta – Anggota Komisi XI DPR, Kamrussamad meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengusut tuntutas pengakuan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bahwa mendapatkan fasilitas Kartu Kredit senilai Rp30 miliar.

Menurutnya, hal ini dapat menimbulkan rasa ketidakadilan bagi masyarakat yang tengah berjuang demi menyambung kegiatan ekonomi mereka.

“Ingin tahu perbankan yang berikan limit Rp30 miliar tersebut apa nama produknya, bagaimana cara apply dokumen persyaratanya, apa dasar pertimbangan sehingga limit Rp30 miliar itu diberikan, yang nilainya bahkan lebih tinggi dari sejumlah PAD [Pendapatan Asli Daerah] kabupaten di berbagai Indonesia,” ujar Kamrussamad dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (17/6) malam.

Ia menyatakan fasilitas ini bagian dari bentuk penghianatan terhadap Pasal 27 ayat 1 UUD 1945 bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak untuk kemanusiaan. Selain itu, ia menilai hal ini mencederai sila ke-5 yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

BACA JUGA :   Mulai Maret Tiket Pesawat Diskon Hingga 50 Persen

Sebelumnya, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali membuat publik gempar. Kali ini terkait dengan limit kartu kredit untuk jajaran komisaris dan direksi Pertamina dengan nilai yang fantastis.

Ia mengakui, dirinya sendiri mendapatkan fasilitas kartu kredit dengan limit Rp 30 miliar.

“Iya, Komisaris Utama dengan limit Rp 30 miliar,” kata Ahok dikutip dari CNBC Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *