19/04/2021

KeuanganOnline.id

Portal Informasi Keuangan dan Pemerintaha

Loloskan Reklamasi Ancol, KPJ: Anies Baswedan Tidak Menepati Janji Kampanye Tolak Reklamasi

Jakarta – Ketua Umum Koalisi Jakarta (KPJ), Amos Hutauruk menegaskan kecewa terhadap sikap gubernur Anies Baswedan karena tidak konsisten dan terkesan tebang pilih terkait izin Reklamasi.

Amos menilai adanya Keputusan gubernur nomor 237 tahun 2020 terkait izin perluasan kawasan reklamasi Dufan seluas 35 hektare dan kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol seluas 120 hektare.

Kenapa tidak sekalian saja izin Reklamasi lain diberikan juga. Ada sekitar seribu unit rumah di pulau hasil Reklamasi Teluk Jakarta yang telah dibangun oleh pengembang tanpa IMB pada periode 2015-2017 ungkap Amos, Senin (6/7/2020).

Amos menilai Gubernur Anies Baswedan tidak menepati janji kampanye yang menolak reklamasi.

“Keputusan reklamasi Ancol merupakan sikap Anies yang tebang pilih. Kenapa tidak sekalian saja izin reklamasi lain diberikan juga,” kata Amos.

Di era Anies, dengan dalih memberikan kepastian hukum kepada pengembang, orang nomor satu di Pemprov DKI jugamengeluarkan kebijakan meloloskan IMB sekitar 1.000 unit unit rumah di pulau hasil reklamasi Teluk Jakarta.

Ribuan bangunan tersebut dibangun pengembang tanpa IMB pada periode 2015-2017 atau era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Hal inilah yang membuat Anies memilih untuk meloloskan IMB untuk para pengembang.

Padahal Anies bisa saja mencabut pergub tersebut, agar rumah yang telah dibangun kehilangan dasar hukum dan membongkarnya.

Namun, Anies menilai yang hilang tidak hanya rumah, tetapi juga kepastian hukum bagi masyarakatnya.

Anies saat itu mengatakan pengembang harus membayar denda hingga mengurus secara hukum ke pengadilan sebagai pemenuhan syarat melanjutkan pembangunan.

“Saat ini hanya 5 persen lahan reklamasi Teluk Jakarta yang dimiliki pengembang,” ujar Amos.

Amos menegaskan dengan ditandatanganinya Keputusan Gubernur Nomor 237 Tahun 2020 patut disesali.

“Keputusan reklamasi Ancol telah membuat pendukung Gubernur Anies Baswedan menjadi kecewa,” tutup Amos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *