Penandatanganan MoU Bantuan Beasiswa Generasi Emas Kie Raha pada Rabu (28/10/2026). Istimewa
MALUKU UTARA – PT Wana Kencana Mineral (PT WKM) secara resmi ikut berkontribusi dalam program beasiswa Generasi Emas Kie Raha yang digagas Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara. Korporasi menyebut langkah ini sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap upaya peningkatan kualitas generasi muda Maluku Utara (Malut).
“Ya, itu (dukungan beasiswa Generasi Emas Kie Raha) memang bentuk komitmen kami (PT WKM) terhadap pendidikan dan generasi muda Maluku Utara,” kata pegawai divisi eksternal relation PT Wana Kencana Mineral, Jens Komo-Komo dalam keterangan kepada awak media pada Jum’at (30/10) pagi.
Jens pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Malut yang sudah menggagas beasiswa ini. Menurutnya, inisiatif baik ini tentu akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Maluku Utara dan perkembangan kualitas SDM di wilayah yang kaya akan Nikel ini.
“Kami tentu harus memuji inisiatif baik Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman ini. Inisiatif ini tentu sangat bermanfaat bagi generasi muda dan masyarakat Maluku Utara secara keseluruhan,” ucapnya.
Seperti diketahui, Polda Maluku Utara menggandeng perusahaan yang beroperasi di sejumlah kabupaten untuk memperluas akses pendidikan bagi generasi muda. Melalui program Generasi Emas Kieraha, Polda Malut pun meluncurkan 106 beasiswa bagi masyarakat Maluku Utara. Peluncuran beasiswa tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) bersama perusahaan di Markas Polda Maluku Utara pada Rabu (28/10) kemarin.
Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu generasi muda memperoleh akses pendidikan yang lebih luas.
“Hari ini kita melaksanakan penandatanganan MoU dengan beberapa perusahaan yang ada di Maluku Utara. Ini adalah bentuk kepedulian Polda Maluku Utara kepada masyarakat melalui program kelima Polda, yaitu Generasi Emas Maluku Utara. Hari ini kita luncurkan 106 beasiswa untuk masyarakat di seluruh Maluku Utara,” kata dia.
Arif pun menegaskan program beasiswa tersebut tidak hanya menyasar masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pertambangan, tetapi juga calon penerima dari seluruh kabupaten dan kota di Maluku Utara.
Menurut Arif, program ini sejalan dengan program Polisi Peduli Pendidikan (Gagasan Kapolri), sekaligus menjadi bagian dari upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di daerah.
“Pendidikan ini sangat penting untuk memajukan generasi yang unggul di Provinsi Maluku Utara. Karena itu, kami mengajak perusahaan-perusahaan yang ada untuk bersama-sama mendukung program beasiswa ini,” ujarnya.
Arif mengatakan, program beasiswa dirancang agar dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Polda Malut juga tengah melakukan pendataan terhadap mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi, terutama mereka yang membutuhkan bantuan biaya kuliah. Ke depan, program tersebut diharapkan dapat menjangkau lulusan sekolah menengah atas (SMA) yang hendak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi hingga mahasiswa yang ingin meneruskan studi ke jenjang magister (S2).
“Kami berharap program ini berkelanjutan. Bukan hanya saat ini saja, tetapi juga untuk tahun ajaran baru, mulai dari anak-anak yang baru lulus SMA sampai mahasiswa yang akan melanjutkan ke program magister atau S2,” jelas Arif.
Untuk syarat kriteria penerima, Polda Malut memprioritaskan calon yang memiliki prestasi akademik, terutama mahasiswa dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) di atas 3,00. Perhatian juga diberikan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu, termasuk mereka yang berisiko menghentikan kuliah akibat keterbatasan biaya.
Sebagai informasi, kerja sama baik ini melibatkan perusahaan yang beroperasi di enam kabupaten, yakni Halmahera Barat, Halmahera Utara, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Halmahera Tengah, dan Pulau Taliabu.
Di Halmahera Barat, perusahaan yang tercatat dalam kerja sama adalah PT Tri Usaha Baru. Sementara itu, di Halmahera Utara terdapat PT Nusa Halmahera Mineral.
Berikutnya Halmahera Timur yang menjadi wilayah dengan jumlah perusahaan terbanyak dalam daftar, yakni PT Aneka Tambang Tbk, PT Sambaki Tambang Sentosa, PT Alam Raya Abadi, PT Jaya Abadi Semesta, PT Arumba Jaya Perkasa, PT Wana Kencana Mineral, PT Makmur Jaya Lestari, PT Sumberdaya Arindo, PT Nusa Karya Arindo, PT Alngit Raya, PT Position, PT Mega Haltim Mineral, dan PT Feni Halmahera Timur.
Adapun perusahaan dari Halmahera Selatan adalah PT Wanatiara Persada dan PT Trimegah Bangun Persada. Dari Halmahera Tengah, perusahaan yang tercatat meliputi PT Halmahera Sukses Mineral, PT Zhong Hai Rare Metal Mining Indonesia, PT Bakti Pertiwi Nusantara, PT Smart Marsindo, PT Mineral Trobos, dan PT Karya Wijaya.
Sementara itu, dari Kabupaten Pulau Taliabu terdapat PT Adidaya Tangguh.
Lewat kolaborasi dengan dunia usaha tersebut, Polda Maluku Utara berharap program Generasi Emas Kieraha ini dapat membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan, mengurangi hambatan biaya kuliah, serta membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Maluku Utara.

