Jakarta – PT Jamkrindo Syariah terus memperkuat fondasi sumber daya manusia (SDM) di tengah tantangan dan dinamika industri penjaminan yang kian kompleks. Bersama Research and Guarantee Centre (RGC) Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI), Jamkrindo Syariah menggelar Pelatihan Ahli Penjaminan Spesialis pada 9–10 Desember 2024 di Kantor Pusat Jamkrindo Syariah, Jakarta .
Pelatihan ini diikuti oleh pegawai Jamkrindo Syariah dari berbagai fungsi, baik bisnis maupun supporting, sebagai bagian dari strategi peningkatan kapabilitas internal perusahaan dalam menghadapi perkembangan industri penjaminan kredit nasional.
Direktur Utama Jamkrindo Syariah, Hari Purnomo, menegaskan bahwa industri penjaminan memegang peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Peran penjaminan sangat krusial dalam mendukung pembiayaan UMKM. Karena itu, keberadaan SDM yang kompeten, profesional, dan adaptif menjadi faktor penentu keberlanjutan industri ini,” ujar Hari Purnomo saat membuka pelatihan .
Pelatihan ini menghadirkan narasumber lintas sektor, mulai dari akademisi, praktisi penjaminan, perbankan, hingga regulator dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pendekatan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga regulasi dan sinergi antarindustri.
Modul Berbasis Kompetensi Nasional
Program pelatihan disusun berbasis kompetensi dan dirancang sebagai bagian dari persiapan sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sejumlah praktisi berpengalaman, seperti Krisnaraga, Muchammad Kisworo, Dody Novarianto, dan Chandra Haris Tua Lubis, membawakan empat modul utama, yakni pengelolaan produk pemasaran, risiko penjaminan, klaim dan subrogasi, serta portofolio penjaminan .
Selain itu, materi strategis lainnya turut disampaikan. Herbet Salomo dari OJK mengulas perspektif regulator dalam industri penjaminan. Dr. Tafsir Nurchamid, Akt., M.Si. membahas evaluasi kinerja keuangan perusahaan penjaminan, sementara Dr. Try Widiyono, S.H., M.H. mengupas aspek hukum penjaminan. Dari sisi perbankan, Dr. Agus Syabarrudin, M.Si. menekankan pentingnya kolaborasi perbankan dan penjaminan dalam mendukung pembiayaan nasional .
Dukungan Akademisi dan Regulator
Sekretaris Fakultas FIA UI, Dr. Umanto, yang mewakili Dekan FIA UI, menyatakan komitmen dunia akademik dalam mendukung penguatan SDM industri penjaminan.
“FIA UI sangat terbuka dan mendukung pengembangan SDM penjaminan agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ujarnya .
Sementara itu, Ketua RGC Bidang Penjaminan, Dr. Diding S. Anwar, menilai pelatihan ini sebagai langkah strategis untuk memastikan tenaga profesional penjaminan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara praktis.
Dorong Layanan Berkualitas dan Inklusi Keuangan
Sebagai bentuk evaluasi, seluruh peserta mengikuti post test di akhir pelatihan guna mengukur tingkat pemahaman dan efektivitas pembelajaran. Hasil pelatihan ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan Jamkrindo Syariah kepada masyarakat.
Melalui penguatan SDM yang berkelanjutan dan kolaborasi erat dengan akademisi serta regulator, Jamkrindo Syariah menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mendorong inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan .
