Minggu, 25 Juli 2021

KeuanganOnline.id

Portal Informasi Keuangan dan Pemerintaha

Disebut Tidak Bayar Gaji Pegawainya, DAMRI Buka Suara


Keuanganonline.id, Jakarta — Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI) disebut tidak membayar gaji pegawai selama 5-8 bulan. Ketua Umum Serikat Pekerja Dirgantara, Digital dan Transportasi (SPDT FSPMI) Iswan Abdullah mengungkapkan DAMRI juga tidak membayar upah pekerjanya.

“Kami menyampaikan kepada Menteri BUMN dan pemerintah, ada pengabaian hak-hak para pekerja di DAMRI. Di Pulau Jawa dan di daerah lain tidak membayar upah pekerja 5-8 bulan, tidak dibayarkan sampai saat ini,” kata dia dalam konferensi pers, Rabu (16/6/2021).

Dia mengungkapkan paling banyak pegawai yang tak dibayar adalah pengemudi. Kemudian juga staf lainnya. “Paling banyak di supir. Manajemen menyebut karena dampak COVID-19,” jelas dia.

DAMRI buka suara terkait dengan tudingan bahwa perusahaan itu menelantarkan sejumlah tenaga kerja dengan tidak melakukan pembayaran upah selama 5— 8 bulan.

BACA JUGA :   DAMRI Logistik Siap Melayani Pelanggan Mulai Rp. 2500 Perkilogram

Corporate Secretary Perum Damri Sidik Pramono mengatakan bahwa kondisi keuangan perusahaan tengah tidak baik semenjak pandemi Covid-19 melanda pada Maret 2020. Selain itu, kondisi tersebut diperparah dengan pengurangan mobilitas dimana terjadi penurunan aktivitas transportasi massal yang menjadikan kondisi keuangan perusahaan tidak baik.

“Untuk pertama kalinya dalam 5 tahun terakhir perusahaan mencatat kerugian. Kondisi tersebut memaksa direksi untuk melakukan berbagai hal, termasuk memutuskan adanya penangguhan/penundaan pembayaran sebagian upah bagi karyawan perusahaan, termasuk direksi,” katanya kepada Bisnis, Kamis (17/6/2021).

Kendati begitu, Sidik menegaskan bahwa hal tersebut bersifat penundaan sehingga dicatat sebagai utang perusahaan. Jika pada saatnya nanti kondisi membaik, kewajiban perusahaan tentu akan dipenuhi. Dia menyatakan telah mengomunikasikan kondisi tersebut kepada serikat pekerja.

BACA JUGA :   Dampak Corona, Gaji Karyawan PT Viva Media Baru Belum Terbayarkan

“Tidak benar jika dinyatakan para pekerja kesulitan mengadakan perundingan bipartit dengan manajemen, terlebih jika itu dinyatakan karena ketua serikat pekerja dimutasikan ke Papua.”

Sebelumnya, Perusahaan Umum DAMRI diduga melakukan pengabaian terhadap buruh alih daya dan pekerja tetapnya selama pandemi Covid-19. Sejumlah tenaga kerja melaporkan tidak menerima pembayaran upah selama 5 bulan sampai dengan 8 bulan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *