19/04/2021

KeuanganOnline.id

Portal Informasi Keuangan dan Pemerintaha

DKI Jakarta Bakal Menerapkan Ganjil-Genap di Pasar Tradisional

Warga berbelanja untuk memenuhi kebutuhan (Foto: Antara)

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menerapkan ganjil-genap di pasar tradisional yang berada di bawah pengelolaan Perumda Pasar Jaya.

Ganjil-genap bakal diterapkan mulai 15 Juni 2020 nanti. Adapun, yang dimaksud penerapan ganjil-genap adalah toko atau kios di pasar yang buka berdasarkan nomor.

Bagi kios dengan nomor ganjil hanya bisa dibuka atau berdagang saat tanggal ganjil, begitu pun dengan nomor genap.

Perumda Pasar Jaya pun bakal menerapkan sejumlah protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Pemberlakuan pembatasan jam operasional aktivitas pasar pukul 06.00 sampai dengan 14.00 WIB,” ucap Humas Perumda PD Pasar Jaya, Amanda Gita dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2020).

Pengecekan suhu tubuh oleh petugas pasar, pengunjung dengan suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius dilarang memasuki area pasar.

Kemudian bagi pengunjung lanjut usia (lansia), balita, dan ibu hamil, sangat tidak disarankan untuk berkunjung ke area pasar.

“Bagi para pengunjung, pedagang, dan karyawan di lingkungan pasar wajib memakai masker dan pedagang wajib menggunakan face shield,” ucapnya.

BACA JUGA :   KPK Cegah Beberapa Pihak Kasus Korupsi Pengadaan Lahan ke Luar Negeri

Diwajibkan jaga jarak aman minimal 1 meter serta hindari kerumunan di area pasar.

Lalu bagi pengunjung, pedagang, maupun karyawan diwajibkan mematuhi alur mobilitas sesuai rambu yang telah ditetapkan.

Seluruh pengunjung dan pedagang pasar wajib membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun serta bilas bersih dengan air mengalir di tempat yang telah disediakan.

“Seluruh pedagang dilarang men-display atau memajang barang dagangan di area koridor,” ujar Amanda.

Laporkan ke petugas di tempat jika mendapati seseorang sakit dengan tanda atau gejala klinis Covid-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *